PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
PsikoanalisisPsikologi Perkembangan

anaklisis

anaclisis

Ringkasan Singkat

Anaklisis adalah ketergantungan ekstrem pada orang lain untuk dukungan emosional, atau dalam psikoanalisis, keterikatan dorongan seksual pada insting dasar.

Anaklisis merujuk pada kondisi ketergantungan psikologis yang mendalam terhadap orang lain untuk pemenuhan kebutuhan emosional atau fisik, yang menyerupai cara seorang bayi bergantung pada orang tuanya. Kata ini berasal dari bahasa Yunani yang berarti "bersandar pada". Dalam psikologi klinis, individu dengan kecenderungan anaklitik mungkin merasa tidak mampu berfungsi secara mandiri tanpa kehadiran sosok yang melindunginya.

Dalam teori psikoanalisis klasik Sigmund Freud, istilah ini memiliki arti yang lebih spesifik, yaitu fenomena di mana dorongan seksual (libido) menempel pada fungsi insting bertahan hidup yang lain, seperti rasa lapar. Misalnya, kepuasan bayi saat menyusu bukan hanya karena kenyang secara fisik, tetapi juga merupakan bentuk kepuasan libidinal awal yang "bersandar" pada pemenuhan nutrisi. Memahami konsep anaklisis penting dalam mengevaluasi dinamika hubungan interpersonal dan perkembangan kepribadian seseorang.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology
  • Laplanche, J., & Pontalis, J. B. (1973). The Language of Psycho-analysis
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback